Telkomsel Telkomsel Telkomsel Telkomsel

Festival Literasi 2025 Jadi Tonggak Baru Penguatan Wawasan dan Budaya di Bone Bolango

banner 120x600
cek disini

Berita Bone — Festival Literasi 2025 resmi menjadi tonggak baru dalam upaya penguatan wawasan, pendidikan, dan pelestarian budaya di Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan yang digelar dengan melibatkan pelajar, pegiat literasi, komunitas budaya, serta masyarakat umum ini mendapat sambutan positif sebagai ruang edukasi sekaligus ekspresi budaya lokal.

Hadiri Pembukaan Festival Bone Riolo 2025. Wamen Kebudayaan RI Dianugerahi  Gelar Adat – Website Resmi Pemerintah Kabupaten Bone
Festival Literasi 2025 Jadi Tonggak Baru Penguatan Wawasan dan Budaya di Bone Bolango

Festival yang digelar selama beberapa hari ini menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pameran buku, bedah karya sastra, lomba literasi pelajar, diskusi budaya, hingga pertunjukan seni tradisional. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

banner 325x300

Bupati Bone Bolango dalam sambutannya mengatakan bahwa Festival Literasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Literasi adalah fondasi kemajuan daerah. Melalui festival ini, kami ingin membangun generasi yang cerdas, kritis, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Bone Bolango Lantik 24 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Daftarnya

Ia juga menegaskan bahwa penguatan literasi harus dimulai sejak usia dini, melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkomitmen memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas melalui perpustakaan daerah, pojok baca desa, serta program literasi berbasis komunitas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone Bolango menyampaikan bahwa Festival Literasi 2025 menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. “Kami ingin literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kritis, memahami budaya, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” katanya.

Generasi Muda Makin Sadar Pentingnya Budaya Baca

Menurutnya, partisipasi pelajar dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut menjadi indikator tumbuhnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya budaya baca dan pengembangan diri.

Salah satu pegiat literasi lokal mengapresiasi pelaksanaan festival ini yang dinilai mampu menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya. “Ini wadah yang sangat baik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bone Bolango kepada generasi muda,” ungkapnya.

Selain memperkuat wawasan, festival ini juga diharapkan dapat mendorong kreativitas anak-anak muda dalam bidang literasi digital, penulisan, dan seni budaya. Pemerintah daerah pun berkomitmen menjadikan Festival Literasi sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya Festival Literasi 2025, Bone Bolango menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan dan kearifan lokal.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *